Konverter CDDA ke AAC
Konversikan file cdda ke aac secara online & gratis
cdda
aac
Pengaturan
Otomatis
Atur bitrate audio AAC per kanal. Sebagai contoh, audio stereo dengan set 128 kbps di sini akan menghasilkan berkas 256 kbps. Bila diatur ke "Kustom", rentang yang disarankan adalah ≥64 kbps.
Otomatis (Tak diubah)
Atur jumlah kanal audio. Pengaturan ini paling berguna saat melakukan downmixing kanal (cth: dari 5.1 ke stereo).
Otomatis (Tak diubah)
Atur tingkat sampel audio. Musik dengan spektrum penuh (20 Hz — 20 kHz) memerlukan nilai yang tidak lebih rendah dari 44.1 kHz untuk mencapai transparansi. Info lebih lanjut dapat dilihat di wiki.
cdda
CDDA (Compact Disc Digital Audio), dikenal sebagai standar Red Book, mendefinisikan audio yang disimpan pada CD musik. Dikembangkan bersama oleh Sony dan Philips dan dipublikasikan pada tahun 1980, standar ini menetapkan parameter yang membentuk audio digital selama beberapa dekade: PCM linear 16-bit pada 44.1 kHz stereo, menghasilkan 1.411,2 kbps tanpa kompresi. Setiap disc dapat menampung hingga 80 menit yang diorganisasi dalam track dengan titik indeks, data sub-channel untuk tampilan teks, dan kode koreksi kesalahan (CIRC) yang memastikan pemutaran yang andal meskipun ada goresan kecil. Ketika audio di-rip dari CD, stream yang dihasilkan sering disimpan dengan ekstensi .cdda sebagai PCM mentah sebelum dikonversi. Keunggulan paling jelas adalah sifatnya yang tanpa kompresi dan lossless — apa yang sampai ke telinga Anda secara matematis identik dengan master studio pada resolusi yang ditentukan. Koreksi kesalahan yang kuat memberikan ketahanan yang sangat baik, mempertahankan integritas audio bahkan ketika permukaan disc mengalami keausan sedang. Setelah menjual miliaran unit sejak rilis komersial pertama pada tahun 1982, CDDA menetapkan ekspektasi kualitas dasar untuk musik digital dan tetap menjadi referensi pembanding bagi codec terkompresi.
selengkapnya
aac
AAC (Advanced Audio Coding) adalah penerus MP3, distandardisasi oleh ISO/IEC sebagai bagian dari spesifikasi MPEG-2 dan kemudian MPEG-4. Dirancang secara kolaboratif oleh Fraunhofer, Dolby, Sony, Nokia, dan AT&T, AAC menghasilkan kualitas suara yang lebih baik pada bit rate yang setara atau lebih rendah — stream AAC 96 kbps umumnya menyamai file MP3 128 kbps dalam kualitas perseptual. Codec ini memanfaatkan modified discrete cosine transform yang dikombinasikan dengan pemodelan psikoakustik canggih dan temporal noise shaping. AAC berfungsi sebagai format audio default untuk ekosistem Apple (iTunes, iPhone, iPad), YouTube, dan banyak layanan streaming. Keunggulan pertamanya adalah efisiensi kompresi yang sangat baik — audio berkualitas tinggi menggunakan penyimpanan dan bandwidth yang jauh lebih sedikit. Kedua, format ini mendukung sample rate dari 8 kHz hingga 96 kHz dan hingga 48 channel, cocok untuk segala kebutuhan mulai dari panggilan suara hingga suara surround. Ketiga, adopsi industri yang luas oleh Apple dan pihak lain memastikan bahwa hampir setiap perangkat modern, browser, dan pemutar media dapat menangani konten AAC secara native tanpa plugin tambahan.
selengkapnya
Bagaimana cara mengubah CDDA ke AAC
Pilih file dari Komputer, Google Drive, Dropbox, URL, atau dengan menyeret ke halaman ini.
Pilih aac atau format lainnya yang Anda inginkan (mendukung lebih dari 200 format)
Tunggu proses konversi selesai dan Anda dapat mengunduh aac setelahnya
Tentang format
CDDA (Compact Disc Digital Audio), dikenal sebagai standar Red Book, mendefinisikan audio yang disimpan pada CD musik. Dikembangkan bersama oleh Sony dan Philips dan dipublikasikan pada tahun 1980, standar ini menetapkan parameter yang membentuk audio digital selama beberapa dekade: PCM linear 16-bit pada 44.1 kHz stereo, menghasilkan 1.411,2 kbps tanpa kompresi. Setiap disc dapat menampung hingga 80 menit yang diorganisasi dalam track dengan titik indeks, data sub-channel untuk tampilan teks, dan kode koreksi kesalahan (CIRC) yang memastikan pemutaran yang andal meskipun ada goresan kecil. Ketika audio di-rip dari CD, stream yang dihasilkan sering disimpan dengan ekstensi .cdda sebagai PCM mentah sebelum dikonversi. Keunggulan paling jelas adalah sifatnya yang tanpa kompresi dan lossless — apa yang sampai ke telinga Anda secara matematis identik dengan master studio pada resolusi yang ditentukan. Koreksi kesalahan yang kuat memberikan ketahanan yang sangat baik, mempertahankan integritas audio bahkan ketika permukaan disc mengalami keausan sedang. Setelah menjual miliaran unit sejak rilis komersial pertama pada tahun 1982, CDDA menetapkan ekspektasi kualitas dasar untuk musik digital dan tetap menjadi referensi pembanding bagi codec terkompresi.
AAC (Advanced Audio Coding) adalah penerus MP3, distandardisasi oleh ISO/IEC sebagai bagian dari spesifikasi MPEG-2 dan kemudian MPEG-4. Dirancang secara kolaboratif oleh Fraunhofer, Dolby, Sony, Nokia, dan AT&T, AAC menghasilkan kualitas suara yang lebih baik pada bit rate yang setara atau lebih rendah — stream AAC 96 kbps umumnya menyamai file MP3 128 kbps dalam kualitas perseptual. Codec ini memanfaatkan modified discrete cosine transform yang dikombinasikan dengan pemodelan psikoakustik canggih dan temporal noise shaping. AAC berfungsi sebagai format audio default untuk ekosistem Apple (iTunes, iPhone, iPad), YouTube, dan banyak layanan streaming. Keunggulan pertamanya adalah efisiensi kompresi yang sangat baik — audio berkualitas tinggi menggunakan penyimpanan dan bandwidth yang jauh lebih sedikit. Kedua, format ini mendukung sample rate dari 8 kHz hingga 96 kHz dan hingga 48 channel, cocok untuk segala kebutuhan mulai dari panggilan suara hingga suara surround. Ketiga, adopsi industri yang luas oleh Apple dan pihak lain memastikan bahwa hampir setiap perangkat modern, browser, dan pemutar media dapat menangani konten AAC secara native tanpa plugin tambahan.